Kurikulum

Ar-Rahman Islamic School adalah sekolah Islam yang menerapkan kurikulum Nasional Plus dengan menggunakan program pembelajaran terpadu (Integrated Study) dan metode belajar aktif (Active Learning), dan dalam suasana yang menyenangkan (Fun Learning). Selain itu, pengembangan semua potensi pada proses belajar mengajar berorientasi pada murid sebagai subyek (Learning by Doing and Challenging Learning), dan guru sebagai fasilitator.

Adapun materi pelajaran mengacu pada kurikulum Departemen Pendidikan Nasional yang diperkaya muatan Islami (Islamic Values) dan kurikulum khas AIS. Dengan demikian, tujuan dari Ar-Rahman Islamic School untuk membentuk generasi ulul albab yang beriman, bertakwa, cerdas, kreatif, mandiri, terampil, dan berakhlakul karimah dapat diwujudkan.

 

Kegiatan Rutin

Berbaris, Ikrar, dan tiket masuk kelas.

Sebelum masuk kelas, siswa dibiasakan untuk berbaris, membaca ikrar, dan menjawab pertanyaan-pertanyaan atau melantunkan hafalan surat sebagai tiket masuk kelas. Ini menjadi rutinitas untuk kedisiplinan, penguatan komitmen, dan penguatan materi pembelajaran yang telah diberikan;

Upacara Bendera

Setiap Senin, siswa SD Ar-Rahman Islamic School melakukan upacara bendera. Setiap Jumat pagi, dari pukul 07.30 – 08.00 pekan ke-1 dan ke-2 siswa melakukan SKJ (Senam Kesegaran Jasmani), kegiatan ikrar, serta bersih diri dan lingkungan. Untuk pekan ke-3 dan ke-4 salat dhuha dan dzikir serta senandung Asmaul Husna

Pembiasaan Ibadah

Untuk pembiasaan ibadah, siswa SD diwajibkan mengikuti salat zhuhur berjamaah setiap hari. Untuk kelas 1 dan 2, salat berjamaah dilakukan di ruang kelas. Guru membimbing bacaan salat dan mengawasi ketertiban gerakan-gerakan salat siswa. Untuk kelas 3-6 salat berjamaah dikerjakan di Masjid Baiturrahman yang didampingi oleh wali kelas dan guru kelas. Hal ini

dimaksudkan untuk mendekatkan siswa dengan masjid, membiasakan mereka memakmurkan masjid, dan mengetahui adab-adab dalam salat berjamaah di masjid dengan baik dan benar.

Pembiasaan ibadah lainnya adalah zikir setelah salat dengan awalnya dibimbing oleh guru agar nantinya dapat melakukannya secara mandiri setiap selesai salat 5 waktu, kemudian zikir pagi/petang, dan penerapan doa harian.

Salat Jumat

Setiap Jumat siswa laki-laki melakukan salat Jumat di Masjid Baiturrahman sedangkan siswa perempuan melaksanakan salat zhuhur berjamaah di kelas masing-masing

Untuk menerapkan disiplin dalam beribadah ini, sekolah memberikan buku amaliah untuk memonitor kegiatan amaliah siswa, yang perlu diperiksa dan diparaf orang tua.

Pembiasaan Ibadah

Untuk pembiasaan ibadah, siswa SD diwajibkan mengikuti salat zhuhur berjamaah setiap hari. Untuk kelas 1 dan 2, salat berjamaah dilakukan di ruang kelas. Guru membimbing bacaan salat dan mengawasi ketertiban gerakan-gerakan salat siswa. Untuk kelas 3-6 salat berjamaah dikerjakan di Masjid Baiturrahman yang didampingi oleh wali kelas dan guru kelas. Hal ini

dimaksudkan untuk mendekatkan siswa dengan masjid, membiasakan mereka memakmurkan masjid, dan mengetahui adab-adab dalam salat berjamaah di masjid dengan baik dan benar.

Pembiasaan ibadah lainnya adalah zikir setelah salat dengan awalnya dibimbing oleh guru agar nantinya dapat melakukannya secara mandiri setiap selesai salat 5 waktu, kemudian zikir pagi/petang, dan penerapan doa harian.

Salat Jumat

Setiap Jumat siswa laki-laki melakukan salat Jumat di Masjid Baiturrahman sedangkan siswa perempuan melaksanakan salat zhuhur berjamaah di kelas masing-masing

Untuk menerapkan disiplin dalam beribadah ini, sekolah memberikan buku amaliah untuk memonitor kegiatan amaliah siswa, yang perlu diperiksa dan diparaf orang tua.